Selasa, 23 Oktober 2012

Yoga

1. Pengantar



Sembah sujud kepada Mahàrûi Úrì Patañjali yang memberikan penjelasan tentang sistem filsafat ràja yoga, yang mensistemisasi aliran filsafat Yoga untuk pertama kalinya, di dalam pustaka “Yoga Sùtra” yang merupakan naskah dasarnya.

Minggu, 14 Oktober 2012

Resi Markandeya

Åûi Màrkaóðeya di Bali

Åûi Màrkaóðeya seorang yogi Hindu (India) yang beràúrama di lereng gunung Raung Jawa Timur, adalah Åûi yang pertama-tama datang ke Bali untuk menyebarkan agama Hindu. 

Jumat, 05 Oktober 2012

Pasraman (5)



BAB V - PENUTUP

          Dalam rangka menyongsong di Undangkannya Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Pendidikan, khususnya yang terkait dengan pendidikan agama dan Keagamaan Hindu maka dipandang perlu untuk mempersiapkan buku Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan.

Kamis, 04 Oktober 2012

Pasraman (4)



BAB IV - STRATEGI PEMBELAJARAN

A. Pengertian
          Pembelajaran adalah suatu proses interaksi siswa sebagai subyek belajar dengan komponen lainnya, khususnya guru. Dalam proses pembelajaran siswa harus mengalami dan melakukan sesuatu, karena dalam proses pembelajaran tidak hanya sekedar tahu tetapi mampu dan mau melakukan sesuatu dalam dirinya tanpa ada paksaan dari luar. Didalam pembelajaran perlu ada pendekatan proses yang menekankan pada aktivitas siswa dan menempatkan siswa pada subyek yang lebih aktif. Hal ini dimaksudkan agar siswa lebih  mendapatkan pengalaman langsung sehingga mudah meresapi setiap peristiwa yang terjadi.

Rabu, 03 Oktober 2012

Pasraman (3)



BAB III - MANAJEMEN PASRAMAN

     Dalam sebuah lembaga apapun namanya tidak lepas dari proses perencanaan pengorganisasian. Pelaksanaan pengendalian dan evaluasi yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dengan menggunakan manusia/orang-orang dan sumber daya lainnya. Terkait pada manajemen Pasraman maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengelola Pasraman antara lain :

Selasa, 02 Oktober 2012

Pasraman (2)



BAB II - ASPEK-ASPEK PASRAMAN

A. Pengertian
          Kata “Pasraman” berasal dari Kata “Asrama” (sering ditulis dan dibaca ashram) yang artinya tempat berlangsungnya proses belajar mengajar atau pendidikan. Kata Asrama mendapat awalan “pa” dan akhiran “an”, di dalam bahasa Jawa Kuno dan Bali berarti tempat berlangsungnya pendidikan, yang maknanya sama dengan kata ashram di atas. Pendidikan Pasraman menekankan pada disiplin diri, mengembangkan akhlak mulia dan sifat-sifat yang rajin, suka bekerja keras, pengekangan hawa nafsu dan gemar untuk menolong orang lain. Konsep Pasraman yang berkembang sekarang diadopsi dari sistim pendidikan Hindu jaman dahulu di India sebagaimana disuratkan dalam kitab suci Veda dan hingga kini masih tetap terpelihara. 

Senin, 01 Oktober 2012

Sarasamuccaya Isi 17 ORANG DURJANA

Pasraman (1)



BAB I - PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
           Perkembangan umat Hindu di Indonesia menunjukkan adanya pasang surut seirama dengan perkembangan budaya bangsa, yang terdiri dari berbagai lapis kultural sejak dahulu sampai sekarang. Lapis kultural tersebut telah mewarnai perjalanan agama Hindu di Nusantara dengan berbagai persoalan yang dihadapi. Untuk dapat melihat persoalan tersebut, bisa disimak melalui berbagai aspek kehidupan yang dihadapi, namun dalam kesempatan ini khususnya disoroti mengenai aspek pendidikan.