Kamis, 02 Februari 2012

Embraces

Chapter Two

E m b r a c e s

[àliògana]




There are sixty-four elements in loveplay prior to copulation.
1 It is claimed that the preliminaries to sexual intercourse involve sixty-four elements, probably because they were originally described in sixty-four chapters.
We repeat this figure because in the opinion of the masters of old, the ancient treatises had sixty-four chapters.

AGAMA KRISTEN DI INDIA - Mengenal Hinduisme


Ayah, kapan dan bagaimana agama Kristen berkembang di India?
  Nak, sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, pada tahun 70 A.D. ketika bangsa Romawi berada dibawah pimpinan kaisar Nero yang memerintahkan agar penganut Kristen dilemparkan pada singa-singa buas, sementara itu, di Kerala, India umat Kristen sedang dengan khusuknya berdoa di Gereja-gereja. Jauh sebelum ada negara bagian Eropa yang meyakini ajaran Kristus dan keagungannya, maka Di Malabar telah berkembang komunitas Kristen. Pada tahun 65 A.D. Malabar telah memiliki banyak gereja Kristen.

Rabu, 01 Februari 2012

Samprayoga - stimulation of erotic desire


Part Two
Amorous Advances
(Samprayoga)

Chapter One
stimulation of erotic desire
[rata avasthàpana]


In order to seduce a woman, it is necessary to know erotic technique. The penis should not be introduced without preparation. To achieve one’s ends, preliminaries are indispensable, the methods of which will be indicated. For erotic success, the peculiarities of both parties must be known before commencing to embrace. Skill is required to cause excitation, taking into account the dimensions of the sexual organ, the duration of the act, and the degree of emotional lability.

Sarasamuccaya 2 KEAGUNGAN DHARMA

Minggu, 29 Januari 2012

Modernisasi Wayang


Pengaruh Modernisasi Pada Wayang Kontemporer

Modernisasi tentu saja membawa pengaruh yang lain bagi dunia pewayangan, mulai dari cara berpikir dari masing-masing tokoh yang berkembang terus sesuai dengan apa yang diinginkan oleh tokoh wayang maupun media yang dipakai oleh para pelaku wayang. Anda tentu tahu, bagaimana Anda bisa mempelajari kehidupan Anda dengan sebaik-baiknya, bisa berinteraksi dengan baik dalam kehidupan Anda. Jika Anda memiliki cara yang terbaik untuk menciptakan sebuah suasana yang terbaik, dan bisa terbuka untuk segala hal dalam dunia modernitas.

Sabtu, 28 Januari 2012

Perpanjangan Tangan - Sejarah Wayang

Perpanjangan Tangan Sejarah Wayang

Wayang merupakan suatu karya bangsa yang telah dikenal sejak 1500 SM. Dan dalam perkembangannya bersentuhan dengan unsur lain dan terus berkembang, sehingga menciptakan wujud dan isinya seperti saat ini. Jadi wayang saat ini tidaklah sama dengan wayang pada masa lampau, dan wayang masa depan tidaklah sama dengan wayang masa kini, akan tetapi dalam setiap perubahannya tidak mempengaruhi sikap-sikap tokoh yang ada dalam wayang. Perubahan itu hanya terletak pada media, isi (content) dan nilai-nilai yang ingin dibangun.

Jumat, 27 Januari 2012

Kualitas Diri

Upaya Menciptakan Kualitas Diri Yang Lebih Segar
Dunia pewayangan adalah dunia pencitraan tokoh-tokoh yang memiliki karakter, akan tetapi di era modernitas ini bagaimanapun wayang harus diupayakan untuk membentuk kualitas diri manusia. Nilai-nilai yang ditransfer dalam kehidupan umat manusia diupayakan berupa nilai-nilai kehidupan yang lebih sempurna. Tentu saja Anda akan mampu menciptakan ruang kehidupan yang lebih matang, mampu menciptakan ruang kehidupan yang lebih berkualitas dan lebih segar ke depan. Salah satunya adalah berpikir segar terus menerus.

Kamis, 26 Januari 2012

Manajemen Diri

Manajemen Diri Yang Baik.
Jika Anda memang memiliki manajemen diri yang segar, tentu saja Anda akan merasakan sebuah keseimbangan (equilibrium) dalam menjalankan kehidupan ini ke depan. Sebagai pelaku wayang, Anda akan bisa memberikan pengaruh yang luar biasa kepada orang lain atas keseimbangan diri yang Anda lakukan dalam kehidupan Anda. Semua manusia yang berupaya menciptakan suasana kehidupan Anda menjadi lebih baik, tentu saja memiliki cara tersendiri untuk mengatur manajemen dirinya menjadi lebih sempurna.

Seorang filsuf Yunani, Plato mengatakan bahwa dalam diri manusia memiliki dua varian.