Tampilkan postingan dengan label candi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label candi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Oktober 2014

Candi Siwa

Candi Sinta

Candi Pura

Candi Pandawa

Candi Naga II

Candi Naga

Candi Merak

Candi Lemari

Candi Gentong

Candi Bayi

Candi Balekambang

Minggu, 04 Mei 2014

Candi Tara

Candi Tara, Peninggalan Budha Tertua di Yogyakarta


Tidak banyak yang saya tahu tentang Candi Tara, kecuali sebuah candi bercorak Buddha. Candi Tara ini terletak di Kalibening, Kalasan ini dibangun oleh konseptor yang sama dengan Borobudur, yaitu Rakai Panangkaran. Karena letaknya di daerah Kalasan, maka candi ini lebih dikenal dengan nama Candi Kalasan.

Rabu, 16 April 2014

Candi Hindu Tertinggi

Prambanan, Candi Hindu Tercantik di Dunia

Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.

Candi Plaosan Candi Kembar

Candi Plaosan, Candi Kembar di Yogyakarta


Anda tak perlu terburu-buru kembali ke penginapan usai berkunjung ke Candi Prambanan, sebab tidak jauh dari candi Hindu tercantik di dunia itu anda juga akan menemui candi-candi lain yang sama menariknya. Melaju ke utara sejauh 1 km, anda akan menemui Candi Plaosan, sebuah candi yang dibangun oleh Rakai Pikatan untuk permaisurinya, Pramudyawardani. Terletak di Dusun Bugisan Kecamatan Prambanan, arsitektur candi ini merupakan perpaduan Hindu dan Budha.

Rabu, 02 April 2014

warisan budaya dunia nomor 642

CANDI PRAMBANAN



Kawasan Prambanan sebagai Warisan Dunia merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Asia Tenggara,yang  terdiri dari tiga candi utama yaitu Candi Siwa,  Candi Wisnu, dan Candi Brahma serta  tiga candi wahana dan dikelilingi oleh 224 candi perwara. Kompleks percandian ini dibangun pada abad ke-9 Masehi dan telah tercatat dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991.

Relief-relief di dinding Candi Prambanan menceritakan legenda Hindu tentang Ramayana dan Kresnayana
 

Foto lainnya


Tatacara memasuki areal Candi, kita semestinya mengikuti aturan yang sudah ditentukan, seperti gambar di samping. Tapi, entah mengapa, pada saat itu tidak ada petugas maupun kain yang disediakan bagi para pengunjung.











Foto puing puing reruntuhan candi





Sabtu, 11 Januari 2014

prasasti Pohsarang

Karena info dari Ida Bagus Komang Sudarma ini bagus, maka saya menguploadnya tanpa editan.
Semoga semua mendapat pengetahuan yang bermanfaat. Inilah tulisannya.

Aksara Kadiri/ Kediri Kuadrat di Mojokerto

Bertambah lagi informasi tentang aksara Kadiri Kuadrat, yang kali ini aksaranya cukup banyak (ada empat baris) dalam satu prasasti. Salah satu ciri aksara ini yang tebal dan cenderung memakan tempat jika hendak ditulis/dipahat, membuat aksara ini lebih banyak dipakai sebagai aksara dekoratif. Hal ini juga yang menyebabkan informasi mengenai aksara ini lebih sedikit ketimbang aksara kawi yang lain. Atau apa mungkin aksara ini dianggap sudah usang oleh generasi belakangan, lalu memilih menggunakan aksara yang lebih sederhana? Karena kalau dilihat, aksara yang ada di prasasti candi Sukuh dipahat "bold" seperti halnya Kadiri Kuadrat. Namun, aksara di Sukuh lebih kursif daripada Kadiri Kuadrat.

Oke, inilah dia prasasti Pohsarang (kaya bahasa Korea, ya? :D) atau prasasti Lusem. Salah satu peninggalan dari Mojokerto yang masih daerah Kabupaten Kediri. 


Gambar 1. Keadaan prasasti Pohsarang yang aksaranya sudah tidak lengkap.




Gambar 2. Repro dan alih-aksara prasasti. Terdapat beberapa kekeliruan pada alih-aksara di gambar ini. Untuk koreksinya bisa lihat di bawah.





Gambar 3. Alih-aksara kawi kuadrat ke aksara Bali.


Isi Prasasti Pohsarang yang pernah dibaca oleh seorang epigraf  bernama Prof. MM. Sukarto Kartoatmojo adalah (dengan sedikit pengubahan dan perbaikan, saya dapat dari sini):

  1. ' 934 têwêk niá¹…  hnu binênêrakên da 
  2. mêl samgat lusêm pu ghêk
  3. saṅ-apañji têpêt-i pananêm
  4. boddhi wariá¹…in '
Artinya :

  1. Tahun 934 Saka (bertepatan 1012 M) batas patok jalan di
  2. luruskan oleh samgat lusêm pu ghêk
  3. saṅ apañji têpêt dengan penanaman
  4. pohon beringin”.