All about Hindu, Catur Veda, Rigveda, Yajurveda, Samaveda, Atharvaveda, Darsana, Bhagawad Gita, Mahabharata, Ramayana, Teologi, Purana, Itihasa, Resi, Doa-doa, Wayang, Tempat Suci, Tirthayatra, termasuk Lontar
Senin, 23 April 2012
Minggu, 22 April 2012
Sabtu, 21 April 2012
Jumat, 20 April 2012
Kamis, 19 April 2012
Mari Optimis, Ayo Berani, semua tergantung DIRIMU
Dalam menjalani kehidupan ini
Kadang kita dihantui rasa takut
Kadang juga penyesalan datang menghampiri
Tapi semua itu bisa dinegosiasikan
CARANYA:
jangan melihat masa lampau dengan penyesalan,
jangan melihat masa depan dengan penuh ketakutan.
tapi mulailah hari ini dengan tekad yang bulat
Rabu, 18 April 2012
Selasa, 17 April 2012
Vocabulary - Bahasa Jawa
Kata-kata baru
Abangan ---------------- Faham
Islam sekuler pada masa awal agama Islam masuk ke pulau Jawa
Abdi ----------------------- Hamba,
karyawan, pembantu yang bekerja pada rumah tangga seseorang
Adil------------------------- Adil,
sama-rata, seimbang
Agung---------------------- Besar
Aji -------------------------- Berharga
Ajrih------------------------ Takut
karena tidak berani, segan, menghargai
Andap-asor ------------ Merendahkan
diri
Anem---------------------- Muda
Angen-angen ---------- Cita-cita,
angan-angan, bayangan
Asta Brata -------------- Delapan
kewajiban
Label:
abangan,
abdi,
agung,
Asta Brata,
Bahasa Jawa,
Bobot,
Ingsun,
Kejawen
Senin, 16 April 2012
Takut Menjadi Dewasa - Kesalahan Pasangan Nikah
Haruskah Kita Takut Menjadi Dewasa ?
Bagi pasangan yang baru menikah atau baru jadian, pelajarilah sikap dan karakter pasangan kita. Apakah pasangan kita sudah dewasa secara mental dan spiritual? Jangan sampai pasangan kita hanya dewasa secara usia saja. Nah untuk itu, bacalah ini. Kita harus lebih introspeksi diri, mencoba melihat apakah diri kita termasuk kidult? Jangan hanya menyalahkan pasangan, orang tua, bahkan lingkungan! Semoga Tulisan ini bermanfaat..:)
Pasangan baru yang tak bisa “lepas” dari peran orang tua hanyalah satu dari sekian masalah rumah tangga yang terjadi. Salah satu pihak menganggap pasangannya belum mandiri karena masih sering bergantung pada orang tua dalam banyak hal. Bergantung dalam hal petunjuk dan bimbingan menjalani hidup tentu masih wajar. Namun, bergantung dari segi finansial dan emosional tentulah tidak wajar, apalagi untuk jangka waktu panjang.
Langganan:
Postingan (Atom)
