Sabtu, 14 Januari 2012

The Conduct of the Well-bred Townsman

Kama Sutra - Part One 
Chapter Four: The Conduct of the Well-bred Townsman



1 Having completed his studies and acquired the means of livelihood by gifts received, conquest, trade, and work, or else by inheritance, or both and, having married, the well-bred townsman [nagaraka] must settle down in a refined manner.
In order to establish himself, a Bràhmaóa acquires assets through gifts; a noble [kûatriya] by arms and conquest; a merchant [vaishya] by trade; a worker [úùdra] by hard work and service. The way of life recommended by Vdtsydyana is not for the penniless and applies to all four castes.

Jumat, 13 Januari 2012

The Acquisition of Knowledge

Kama Sutra - Part One 
Chapter Three: The Acquisition of Knowledge
 [Vidyàsamuddesha]


To succeed in the three aims of life, the first means is the acquisition of knowledge. Without knowledge, almost any achievement is impossible. A brief summary is given below of the teachings dealt with fully in other works.
1 Without curtailing the time dedicated to studying spiritual and material subjects and related sciences, a man should also study erotic science, the Kàma Úàstra and its annexes.

Kamis, 12 Januari 2012

The Three Aims of Life


Kama Sutra - Part One

Chapter Two: The Three Aims of Life


1     During the one hundred years of his life, a man must pursue the three aims successively, without one being prejudicial to another.
During the first three periods of his life, a man must realize himself on three interdependent levels, which are virtue [dharma], wealth [artha], and love [kama], harmonizing them in such a way that none is prejudicial to the others.

Ringkasan RAMAYANA

Ringkasan RAMAYANA


Ceritera Ramayana terpahat pada relief-relief batu di Candi Larajonggrang dari abad ke-9 yang terletak di perbatasan antara Yogyakarta dan Surakarta. Satu seri Ramayana terpahat indah sekali pada sisi dalam di dinding balustrade dari Candi Siwa yang bermula dengan sebuah adegan ketika dewa Wisnu yang bertahta di atas ular tanah Ananta sampai saat ketika pasukan kera yang dipimpin oleh Hanuman menyeberangi laut menuju Langka. Ceritera ini dilanjutkan pada Candi Brahma di sebelah selatan Candi Siwa di kompleks Candi Larajonggrang. Nama Rama telah disebut pada prasasti Canggal di Jawa Tengah pada tahun 732 A.D. Kita juga menjumpai adegan-adegan Ramayana terpahat pada selasar Candi Panataran di Jawa Timur (abad ke-14), yang dimulai dari pengutusan Hanuman ke Lengka sebagai seorang pengintai dan berakhir dengan kematian Kumbakarna.

French to English Dictionary

Rabu, 11 Januari 2012

Contents of the Book

Kama Sutra - Part One

Chapter One: Contents of the Book


  Invocation.
  Origin and development of erotic science, or Kàma Úàstra
  Summary of subjects dealt with in the Kàma Sùtra

Selasa, 10 Januari 2012

merasa benar sendiri

“trust claim”

Dalam kehidupan umat manusia yang paling berbahaya adalah trust claim (merasa benar sendiri), seolah-olah tak ada kelompok lain yang memiliki kebenaran, kecuali dirinya sendiri. Padahal kebenaran di dunia ini hanya berupa kebenaran relatif yang tentu saja bisa dituntuhkan oleh kebenaran-kebenaran yang lain. Oleh karena itulah Anda harus bisa membedakan, mana yang harus Anda pertahankan kebenarannya dan yang mana yang merupakan relativitas. Sebagai orang yang memiliki akal pikiran, tentu saja Anda tahu apa yang paling tepat dalam kehidupan Anda.

Segala sesuatu yang ada dalam kehidupan ini membutuhkan apresiasi yang lebih baik, membutuhkan analisa lebih jauh tentang segala bentuk kebenarannya. Jika ada orang yang mengklaim dirinya sendiri adalah yang paling benar, tentu saja orang itu telah menjadikan dirinya lebih kelihatan bahwa ia tidak memiliki kemampuan rasionalitas. Emil Pitono (2001:267) mengatakan, bahwa klaim kebenaran biasanya terjadi ketika seseorang sudah bersikap egoistik dan tidak bisa menerima segala kemungkinan yang akan terjadi dalam kehidupannya.

Orang ini akan bersikap lebih keras dan cenderung tidak akan menerima segala macam masukan dari orang lain. Sebab menurutnya ungkapan orang lain hanya akan membuat dirinya menjadi sesat. Klaim ini tentu saja akan membuat dirinya menjadi fatal, sebab manusia hidup di muka bumi ini juga harus bisa menerima nasihat dari orang lain, sebab manusia lahir ke muka bumi ini tidak dalam keadaan sempurna. Anda bisa berupaya menjadi lebih baik, berupaya untuk menciptakan ruang kehidupannya menjadi lebih bermutu.

Jika Anda menjalankan pikiran Anda, kemudian Anda menemukan sebuah kebenaran sendiri yang bisa Anda lakukan dalam kehidupan Anda, maka tentu saja Anda bisa melakukannya dalam kehidupan Anda. Akan tetapi, janganlah Anda memaksakan kebenaran itu pada orang lain, jangan menjadikan orang lain sebagaimana diri Anda. Sebab antara Anda dan orang lain memiliki kepribadian yang berbeda, karakter, kejiwaan, dan latar belakang. Jika trust claim ini terus menerus dipaksakan, yang terjadi justru fatalitas dalam ruang kehidupan Anda.

Senin, 09 Januari 2012

Tidak EGOIS



Orang yang cenderung egois mengatasi berbagai macam kenyataan interaksi budaya akan bersikap keras. Pertama-tama tentu saja mereka berupaya untuk mencurigai bahwa budaya baru yang datang melanda akan mempengaruhinya, dan bahkan akan dianggap sebagai sebuah kenyataan budaya yang akan menjadikan kehidupannya menjadi celaka. Mereka justru akan berbuat sesuatu berdasarkan kemauannya sendiri, berbuat sesuatu yang lebih baik.
Jika Anda selalu bersikap egois dalam menjalani kehidupan Anda, tentu saja Anda akan menghadapi keresahan-keresahan yang dapat menggelisahkan Anda. Mata batin Anda akan memberontak terhadap kenyataan hidup ini jika Anda bersikap egoistik, dan Anda tidak akan menerima kenyataan demi kenyataan yang akan membuat kehidupan Anda menjadi lebih sederhana dan bermutu. Sebab segala produk modernitas, produk yang berbeda dengan Anda dianggap sebagai sesuatu yang tidak bermutu.

Anda harus belajar berpikir realistis, belajar tidak egois menghadapi kenyataan hidup dan segala perkembangannya agar Anda menjadi orang yang berkembang sepanjang zaman. Steward Mellan (2000:76) mengatakan bahwa ruang egoisme dalam diri manusia terkadang justru mengganggu perkembangan kehidupannya sehingga tingkat kehidupan mereka menjadi kurang bermutu. Anda perlu mengetahui, apa yang seharusnya diperbuat oleh Anda dalam kehidupan Anda sepanjang zaman. Tentu saja Anda lebih tahu sesuatu yang lebih baik bagi Anda.

Cobalah Anda berupaya untuk menghilangkan rasa egoisme itu, agar Anda menjadi orang yang betul-betul berkembang sepanjang kehidupan Anda. Hanya cinta dan upaya menjadi orang yang terus menerus maju yang selalu menghindar dari kenyataan hidup yang tidak egois. Cobaiah Anda mencari sebuah ruang hidup yang lebih sempurna, kenyataan hidup yang lebih berkualitas sepanjang masa. Tak ada pilihan lain untuk mengembangkan kehidupan ini, terkecuali mampu menerima segala sesuatu dari dalam dan luar dengan sebaik-baiknya, tetapi tidak lupa melakukan filtralisasi internal yang kuat.

Minggu, 08 Januari 2012

Rasionalistik



Kehidupan ini memiliki caranya sendiri untuk menciptakan sebuah lingkungan yang nyaman, bisa menerima terhadap segala sesuatu yang ada. Salah satunya adalah bersikap rasionalistik terhadap segala sesuatu, dalam artian mencoba untuk merasionalisasi segala kemungkinan yang akan terjadi dalam kehidupan. Kolaborasi dengan kebudayaan baru dalam tradisi wayang adalah menandakan adanya kemampuan rasionalistik yang dimiliki oleh para pelaku wayang, sehingga mereka mampu mengembangkannya menjadi lebih baik ke depan.

Segala sesuatu yang masuk pada kebudayaan bangsa ini bisa dipikirkan secara rasional. Anda tidak asal meniru (imitation) terhadap budaya baru yang masuk ke hadapan Anda, melainkan Anda mampu membedakan, apakah budaya baru itu bisa bermanfaat bagi Anda atau budaya baru itu justru bisa membuat Anda menjadi hancur. Kemampuan rasionalitas itu akan mampu membaca segala kemungkinan yang akan terjadi dalam kehidupan Anda. Pertimbangkan dengan baik, jangan sampai Anda salah memilih bila Anda ingin selamat.

Orang yang cenderung rasionalistik ini akan mengukur segala sesuatu dalam kehidupannya bergantung pada hasil pikirannya meskipun di waktu tertentu, pikiran memiliki keterbatasannya sendiri. Menurut Sharafin M. Hum (2004:89) mengatakan bahwa orang yang rasionalistik akan lebih selamat, jika dibandingkan dengan orang yang sama sekali tidak memanfaatkan akal pikirannya untuk kehidupannya. Tentu saja mereka akan selalu menerima pengaruh dari luar maupun dari dalam yang buruk, mereka tidak bisa melakukan penyaringan secara internal.

Bila terjadi sesuatu yang membuat kenyataan hidupnya menjadi buruk, tentu saja mereka akan menyesal. Sungguh penyesalan itu tidak akan datang dua kali, akan tetapi penyesalan itu hanya datang sekali saja dalam kehidupan manusia. Penyesalan itu hanya datang ketika Anda gagal melakukan sesuatu yang datang dalam kehidupan Anda. Anda harus bersiap untuk mengatasi segala kemungkinan terburuk yang akan datang pada Anda. Dan kemungkinan terburuk itu hanya akan bisa Anda lakukan dengan sebaik-baiknya, bila Anda mencoba memanfaatkan ruang rasionalitas Anda dengan baik.

Sabtu, 07 Januari 2012

Perbedaan Pendapat

Perbedaan Pendapat - Sejarah Wayang

 

Sebagian orang meyakini bahwa wayang merupakan tradisi Hinduisme yang diupayakan untuk mensosialisasikan berbagai macam pemahaman atau ajaran. Namun tentu saja di dalamnya memberikan sebuah hembusan yang menyegarkan seputar kearifan. Anda akan menemukan di sana, gaya tokoh yang arif, juga gaya tokoh yang jahat. Anda akan dapat membedakan, yang mana yang akan Anda ikuti dalam kehidupan Anda. Saya yakin, apabila Anda mencoba memahami, Anda akan dapat mengambil berbagai macam pelajaran di dalamnya.