Jumat, 06 April 2012

Kisah Hindu - Cerita tentang Resi Nàrada

Kisah Hindu - Cerita tentang Resi Nàrada
Resi Narada


Seorang åûi yang suci, Nàrada adalah figur, yang sangat terkenal dalam adat dan pengetahuan Puràóa. Tidak ada kejadian penting di dalam Puràóa yang tidak ada Resi Nàrada di dalamnya.
Ia juga digambarkan sebagai seorang petugas yang menyampaikan pesan-pesan (kurir) yang selalu berjalan, mengunjungi dewa-dewa, Mànawa dan Àsura dan dihormati oleh semua. Ia seorang bhakta Wisnu yang hebat.
Meskipun Nàrada selalu ditunjuk dengan hormat dalam mythologi, ia sering disalah mengertikan dan dicemoohkan sebagai pembawa cerita-cerita dan seorang pengacau. Meskipun demikian, Nàrada yang dinamakan pengacau selalu menghasilkan kehancuran bagi yang jahat dan selanjutnya penyebab dari yang baik.

Kamis, 05 April 2012

doa bersihkan badan


Doa Mencuci tangan

 ¥ r" f$( AS]ay nm" --
oý raá phaþ astràya namaá
kami bersujud kepada-Mu yang dilambangkan dengan aksara raá dan phaþ, kami bersujud kepada nyala api suci

Rabu, 04 April 2012

Lontar Tatwa Ngemban Wong Bobot

India

Kata-kata di status Facebook


Bahasa indonesia
Walau tidak bertulang, lidah kadang lebih lebih menyakitkan ketimbang bogem mentah.
Cinta seringkali akan lari bila kita kejar, tetapi cinta juga seringkali dibiarkan begitu saja saat ia datang menghampiri.

Resi Durna


RESI DRONA atau DURNA yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama ; Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. 

Kala Rahu Penyebab Gerhana

Pada suatu waktu, alam semesta dilanda kekeringan. Tanah kering krontang dan gersang, tumbuhan yang mulanya sangat subur dan daunnya menghijau namun kini hanya tinggal dahan dan ranting yang lapuk, daunnya berguguran jatuh ke tanah. [gambar resi durna] Dengan keadaan yang demikian menyebabkan makhluk hidup kekurangan makan dan banyak yang mati, Penyakit mewabah di mana-mana, Hal ini terjadi karena peperangan yang berkepanjangan antara para Dewa dan para Daitya. Manakala para Dewa terdesak maka Dewa Wiûóu mohon bantuan kepada Dewa Brahmà, Namun belum juga dapat menyelesaikan peperangan.

LIhat juga:kamus jawa sederhana