Karena info dari Ida Bagus Komang Sudarma ini bagus, maka
saya menguploadnya tanpa editan.
Semoga semua
mendapat pengetahuan yang bermanfaat. Inilah tulisannya.
Prasasti Talang Tuo
Prasasti
Talang Tuo / Tuwo ditemukan oleh Louis Constant Westenenk (residen
Palembang kontemporer) pada tanggal 17 November 1920 di kaki Bukit
Seguntang, dan dikenal sebagai peninggalan Kerajaan Sriwijaya.
Keadaan
fisiknya masih baik dengan bidang datar yang ditulisi berukuran 50cm ×
80 cm. Prasasti ini berangka tahun 606 Saka (23 Maret 684 Masehi),
ditulis dalam aksara Pallawa, berbahasa Melayu Kuna, dan terdiri dari 14
baris. Sarjana pertama yang berhasil membaca dan mengalihaksarakan
prasasti tersebut adalah van Ronkel dan Bosch, yang dimuat dalam Acta
Orientalia. Sejak tahun 1920 prasasti tersebut disimpan di Museum
Nasional Indonesia, Jakarta, dengan nomor D.145.