Kamis, 06 Desember 2012

Catatan dalam Batu - Pustaka Ilmu Pengetahuan

Kerangka dan sisa lain mahluk hidup terkubur dalam batuan. Benda ini membantu kita membuka rahasia zaman lampau.

Penyelidikan batuan dan fosil telah membantu para ahli untuk rnembagi sejarah Bumi atas tiga zaman besar. Zaman ini dibagi lagi atas masa-masa yang lebih pendek. Selama zaman Paleosoikum kehidupan mulai dengan tumbuh-tumbuhan laut sederhana. Berangsur-angsur ikan, amfibi dan serangga berkembang. Dalam zaman Mesosoikum reptil, burung, binatang menyusui dan tumbuh-tumbuhan yang berbunga berkembang. Dalam zaman Kenosoikum, yaitu masa sekarang, muncullah manusia.


Mahluk hidup pertama mulai berkembang di laut kira-kira 3000 juta tahun yang lalu. Zat kimiawi yang beraneka larut dalam air laut dangkal yang panas dan di pesisir, lalu membentuk “sop” kimiawi yang mengandung khasiat. Protein (“unsur pembangunan” bagi pembentukan kehidupan) yang sederhana berkembang dalam campuran ini. Beberapa dari padanya membentuk sel-sel hidup pertama.
Mula-mula bakteri dan ganggang yang sederhana berkembang biak dalam lautan. Dengan mempergunakan bahan penghijau yang dikandungnya (klorofil), ganggang dapat membuat makanan. Diambilnya air dari laut dan karbon-dioksida dari udara. Dengan demikian ganggang itu membuat zat asam dan menghembuskannya ke udara. Ketika zat asam mulai terbentuk, binatang bersel satu yang pertama mulai berkembang.
Jutaan tahun kemudian, sesudah zat asam dibentuk di laut dan udara, kehidupan dalam laut mulai berkembang. Binatang kerang muncul, lalu ikan, kemudian amfibi. Lambat laun binatang daratan berkembang pula: reptil, burung dan binatang menyusui.
Pengetahuan kita mengenai sejarah kehidupan di Bumi sebagian besar berasal dari penyelidikan fosil (paleontologi). Sisa fosil biasanya bagian yang keras seekor binatang, seperti kulit atau rangkanya, yang telah terkubur dalam batuan. Biasanya sisa ini telah menjadi batu, jadi hanya bekas bentuk badan yang tinggal.
Penyelidikan batuan menunjukkan rupa Bumi pada berbagai waktu. Fosil dapat ditentukan umurnya. Batuan dan fosil memberi gambaran menyeluruh dari sejarah Bumi.


Fosil yang bagus sekali dari seekor ikan Masa Kapur yang panjangnya 4,25 m.
Tangan geolog yang diulurkan itu menunjukkan makanannya yang terakhir,
yaitu seekor ikan yang panjangnya 1,8 m dan belum dicernakannya.




Jutaan tahun yang lalu seekor ihtiousaur  mati, tenggelam sampai ke dasar laut dan rangkanya tertutup dalam lumpur, yang  kemudian  membatu. 



Lambat laun tulang-tulangnya diganti oleh mineral-mineral dan berubah menjadi batu sehingga yang hanya tinggal ialah bekas tempat rangkanya.




Jutaan tahun kemudian dasar laut naik. 





Air mengikis habis batuan sehingga bekas tersebut nampak.





ZAMAN-ZAMAN DI BUMI 
Tahun sebelumnya
Zaman, masa, waktu        Sekarang
Waktu Plestosen    10.000 - 2 juta
Masa Kwarter
Waktu Pliosen        2-10  juta
Waktu Miosen        10-25 juta
Waktu Oligosen     25- 40 juta
Waktu Eosen          40-60 juta
Waktu Paleosen     60-70 juta
Masa Tersier
Zaman Kenosoikum
Masa Kapur  70 -   135    juta
Masa Jura     135 -  180    juta
Masa Trias   180 -  225    juta
Zaman Mesosoikum
Masa Perm   225-270     juta .
Masa Karbon   270 - 350    juta
Masa Devon 350 - 400    juta
Masa Silur    400 - 440   juta
Masa Ordovisium  440 - 500    juta
Masa Kambrium    500 - 600    juta
Zaman Paleosoikum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar