|
All about Hindu, Catur Veda, Rigveda, Yajurveda, Samaveda, Atharvaveda, Darsana, Bhagawad Gita, Mahabharata, Ramayana, Teologi, Purana, Itihasa, Resi, Doa-doa, Wayang, Tempat Suci, Tirthayatra, termasuk Lontar
Rabu, 19 Maret 2014
a Reason to Stay!
Easy reading
Make Sure it's Absolutely AMAZING
|
What Reading Level Should You Target?
|
Happy St. Patrick's Day!
|
Selasa, 18 Maret 2014
15 Websites That Make Your Time Spent On The Internet Productive
15 Websites That Make Your Time Spent On The Internet Productive
If you think it’s a waste of time to just browse on the internet, nah-ah. Siddharth Kapoor got 15 websites onQuora which could help us all be productive when spending time on the internet. Here’re the websites you need to know:
Senin, 17 Maret 2014
Highly Useful Free Programs and Websites
13 Highly Useful Free Programs and Websites That Any LifeHacker Must Try
Minggu, 16 Maret 2014
Legenda Pohon Parijata.
Legenda Pohon ParijĂ ta
Dikisahkan, setelah menaklukkan Narakasura, Kåûóa dan istrinya,
Satyabhama, pergi ke surge menemui Aditi, Ibunya. Satyabhama tertarik dengan
pohon Parijà ta dan meminta Kåûóa untuk menanamnya di taman rumahnya. Maka, Kåûóa
pun mencabut pohon ParijĂ ta tersebut. Mengetahui hal ini, dewa-dewa di surge yang
dipimpin oleh dewa Indra menjadi marah dan berusaha menghentikan tindakan Kåûóa.
Sayangnya, Kåûóa bukanlah tandingan para dewa itu. Maka dengaan mudah pohon itu
dibawa Kåûóa ke Dwaraka. Dan ditanamnya pohon Parijà ta itu di taman rumah
Satyabhama. Rukmini, Istri lain Kåûóa, juga menginginkan hal yang sama. Maka,
untuk mencegah terjadinya, perselisihan, lalu Kåûóa menanam pohon Parijà ta itu
di perbatasan taman. Sehingga, Rukmini pun dapat memetik dan menikmati
bunga-bunga ParijaĂ ta tersebut.
Sabtu, 15 Maret 2014
Increase Your Creative Power
|
Langganan:
Postingan (Atom)

